Hari
ini, prasetyo budi pekerti patah hati. Cintanya, yang ia dambakan sejak lama
tak kunjung menemukan titik terang. Dari mulai usaha senyuman, mempelajari buku
taktik menguasai wanita hingga mantra-mantra nusantara sudah ia lakukan.
Hasilnya
? mari kita jawab dalam hati, iya jawaban kamu tepat !
Sebenernya
aku kasian sama pras, dia pernah cerita.
“gue
dari lahir belum menemukan kekasih dam, gue takut. Apa yang harus gue ceritakan
nanti pada anak anak dan cucu gue”
“anjir
serius lo pras ?”
“gue
pernah nembak cewe lewat email, hasilnya di tolak. Gue pernah nembak cewek pake
bunga, hasilnya di tolak juga. Bahkan waktu itu ada yang lebih parah, itu masih
dalam tahap pendekatan. Eh si keke
udah bilang “maaf ya pras kita temenan aja”. Kan itu belum gue ungkapin rasa
cinta gue, tapi udah di tolak duluan aja, sialan ” ngeluh pras dengan muka
paling jelek seantero kampus.
Kalau
patah hati adalah sebuah kompetisi sepakbola, pras layak disebut sebagai juara
abadi. Tak tertandingi, dan tak terkalahkan. Heuheuy.
Hari
ini, pras kembali mengulang kisah lama terjadi kembali, seperti kota Yerusalem.
Peristiwa pertempuran tidak bisa dipisahkan di kota suci 3 agama ini. Begitu juga
pras, kisah asmaranya tidak bisa dipisahkan dari intrik patah hati.
Sebut saja, si sasakerta, wanita
idaman pras dari semester satu hingga kini, wajanya tirus, cantik. Mudah senyum,
mudah bergembira, mudah menari saat hujan, tapi ternyata tidak mudah mencintai sosok
prasetyo budi pekerti.hehehe
Hari
ini, sasakerta sudah memiliki kekasih. Memang rasanya tidak mungkin, secantik
sasakerta tidak memiliki kekasih, fakta itu akhirnya terungkap.
Pras
sedih.
Aku
bilang :
“serius
gak sih ?” tanya pras penasaran
“engga”
Hari ini temanku pras patah hati,
hatinya mungkin hancur. Tapi tidak ada yang tau juga, pras selalu riang
sebagaimana adanya. Bagi pras, sasakerta adalah kekasihnya yang belum terwujud,
mungkin esok atau lusa. Ataupun mungkin sama sekali tidak.
Sebagai tanda pertemanan yang di ikat
rasa kebersamaan, aku tutup dengan quotes yang kutemukan di meja bill gils.
“jangan
patah hati pras, masih ada seribu wanita, empat ratus janda dan tiga puluh
waria”

Belum ada tanggapan untuk "HARI PATAH HATI"
Post a Comment